Kumpulan Puisi Rindu yang Menyentuh Kalbu #2

Kumpulan Puisi Rindu yang Menyentuh Kalbu #2

Source : goodminds.id

#11. Rindu

Pagi sudah berganti petang

Menandakan bahwa hari sudah berganti lagi

Rasanya baru kemarin kau tinggalkan aku di sini

Dengan kata pisah yang sangat memberatkan

Kurindu hari kemarin

Dimana aku dan Kamu masih bisa saling bertemu

Menyaksikan cerahnya hari ini

Menyambut masa depan bahagia

Namun,

Saat ini semua itu hanya tersisa kenangan saja

Kenangan yang entah kapan akan kusimpan

Karena dirimu kini telah tiada

Namun,

Rinduku tak akan pernah sirna

Sama halnya dengan cintaku

Karena aku yakin

Kelak rinduku dan rindumu akan bersatu

 

#12. Kerinduan

Langkah demi langkah kulalui

Stapakan ini bahkan hampir habis

Namun dirimu tak kunjung datang

Padahal dahulu kau berjanji

Bahwa kita akan bertemu kembali di penghujung setapak ini

Aku masih menunggumu

Menunggu dengan kerinduanku

Kerinduan yang semakin menggebu

Menunggu kehadiranmu yang hanya untukku

Kulalui kembali setapak ini

Berkali-kali namun aku tak ingin menghabiskannya kini

Akan kutunggu hingga waktu itu tiba

Waktu dimana rindumu akan bersambut hanya untukku

Di penghujung stapak jalan ini

Pulanglah sayang

Aku menanti kehadiranmu

Apa kau tidak merindukanku?

Cepatlah

Sebelum langkah ini habis

Sebelum aku bosan menunggu

Pulanglah sayang

Aku rindu dirimu

 

#13. Ada Senja Terbingkai Rindu

Warna jingga di langit itu menjadi saksi

Saksi dimana saat engkau pergi dan berjanji akan kembali

Setiap hari kunantikan saat itu datang kembali

Sambil menyaksikan senja di si sore ini

Senjaku terbingkai akan rindu

Rindu ingin bertemu kembali

Melanjutkan kisah kasih yang sempat tertunda karena kepergianmu

Namun, hari itu tak kunjung datang

Dan aku masih sabar terus menunggu

Meski kabarmu tak pernah kudengar lagi

Namun aku yakin rindumu terbingkai senja di sana

Hatiku sebenarnya teriris

Karena penantian yang kulakukan entah kapan akan berakhir

Hingga saat ini hanya senja yang selalu kurindukan

Karena senjaku terbungkus rindu

..

image via canva.com/goodminds.id

#14. Rindu

Rindu ini terasa sangat menyakitkan

Menanti kabar yang entah kapan akan datang

Menunggumu adalah air mataku

Kesepian dan ketakutan yang meresahkanku

Rindu ini semakin lama semakin dalam

Tersiksa di bibir tak mampu untuk diucapkan

Terpisah jarak yang memisahkan

Terpagar batas waktu yang tak menyatukan

Rindu ini terasa sangat menyakitkan

Entah sampai kapan rinduku ini berujung

Karena kini kau tak lagi berkunjung

Dan cintaku padamau tak lagi kau sanjung

Rindu ini terasa sangat menyakitkan

Tolong lepaskan

Biarkan rindu ini berakhir

Karena cintamu padaku juga sudah berakhir

 

#15. Masih Merindu

Senja sore ini menjadi saksi

Pertemuan kita yang sangat indah tadi

rasanya tak ingin berpisah denganmu

ingin rasanya selalu bertemu

membicarakan banyak hal

merencanakan angan-angan masa depan

di sini aku masih merindu

bolehkah esok kita bertemu kembali

melanjutkan rindu yang belum terbalas semua

bolehkah esok kita bertemu kembali

karena di sini aku masih sangat merindu

merindu berada di pelukanmu

 

#16. Dunia dan rinduku

Semua tampak berbeda

Padahal semua orang menganggapnya sama

Semua tampak berbeda

Padahal semua orang menikmatinya

Sama halnya dengan dunia dan rinduku

Mungkin duniaku dan duniamu sama

Namun rinduku dan rindumu berbeda

Rinduku teramat besar

Sedangkan rindumu tidak

Cintaku teramat dalam

Sedangkan cintamu tidak

Dunia memang sekejam itu

Membiarkan diriku merindu sendirian

Sedangkan dirimu asyik merindukan seseorang

Tapi aku sadar

Duniaku dan rinduku memang berbeda

 

#17. Secangkir kopi rindu

Secangkir kopi ini masih panas

Menandakan bahwa kopi ini masih lama untuk dinikmati

Sama halnya dengan rinduku

Rinduku padamu masih menggebu

Menunggu untuk kita kembali bertemu

Masih lama, namun aku masih siap untuk menanti

Karena kopi yang dengan sabar ditunggu

Akan menghasilkan rasa yang luar biasa

Sama halnya dengan rinduku

Semakin sabar aku menunggumu

Maka akan semakin besar pula rasa rinduku

Semakin besar pula rinduku akan terbalaskan

Kopi, cepatlah kau dingin

Agar rinduku cepat untuk bertemu

Sama halnya denganmu yang ingin segera dinikmati

Aku juga ingin segera bertemu dengan rinduku

 

#18. Salam rindu dari puncak Merbabu

Tak mudah untuk sampai ke ujung

Ada banyak hal yang harus ditaklukkan

Jalur yang terja

Suhu udara yang semakin membuat tubuh menggigil

Namun,

Saat kugapai puncakmu

Kutemukan kebahagiaan di sana

Sebuah keindahan alam yang sangat luar biasa

Ciptaan Tuhan yang memang tidak ada habisnya

Tuhan memang begitu maha kuasa

Diciptakannya gunung merbabu yang sangat menawan

Dipandang dari kejauhan indah

Semakin dekat semakin mempesona

Namun,

Kini aku harus kembali pulang

Menyusuri jalan yang kulewati tadi

Melanjutkan kehidupanku selanjutnya

Namun, rinduku tak akan pernah padam

Karena suatu saat kita akan bertemu kembali

Di puncak merbabu yang indah ini

Aku berjanji

Untuk mempertemukan rinduku dan rindumu agar bisa bersatu kembali

 

#19. Jika

Jika kita bertemu lagi

Aku pasti sangat bahagia

Kita kita bertemu lagi

Akankah aku bisa bersamamu?

Jika kita bertemu lagi

Masihkah engkau mau menemuiku

Jika kita bertemu lagi

Kuharap rinduku untukmu menyatu

Jika kita bertemu lagi

Aku akan terus mencintaimu