Puisi untuk Sahabat Sejati

Puisi untuk Sahabat Sejati

Source : titikdua.net

Seorang sahabat sejati tidak mudah untuk kamu temukan, butuh waktu, dan tidak bisa instan. Butuh sebuah rangkaian cerita yang mana akan semakin mendekatkan kalian.

Puisi untuk sahabat sejati tercipta dari orang-orang yang telah melewati saat-saat sedih dan bahagia bersama dalam waktu yang tidak singkat.

Puisi tentang sahabat sejati berikut ini akan mewakili perasaanmu kepada orang-orang yang selalu menemani hari-harimu dalam rentang waktu yang cukup lama.

Untuk Sahabatku

Bagaikan bintang di langit
Menyinari tiap kegelapan
Bagaikan mentari yang bersinar
Memberi kehangatan tiap langkahku
Bak pelangi yang indah
Memberi warna-warni pada kisah ini
Seperti embun membasahi bumi
Kau memberi ketenangan dalam relung jiwa.

Wahai sahabat,
Kita pernah mengalami masalah
Salah paham bahkan goncangan
Namun semua itu dapat kita lewati
Dan membuat kita saling mengerti.

Walau bunga mulai berguguran
Engkau akan selalu kukasihi
Bahkan pun dunia menjauh darimu
Di kau tetap sahabat terbaikku.

Harapku padamu
Menjadi yang terbaik bagimu
Melewati segala hadangan hidup
Setia dalam duka maupun duka
Harapku padamu
Selalu bisa menemanimu
Bak bintang yang selalu bersama bulan.

(Luh Putu Metta Sari – Balikpapan, 21 April 2014)


Puisi Sahabat Sejati

Zaman-berzaman telah berlalu…
Kisah sahabat ada selalu
Setia bersama kini dan dulu
Tetap seiring bila perlu

Sejati berkongsi suka dan duka
Tawa setia tangis diseka
Sakit dirasa bila terluka
Ria diri tanda sama suka

Biarpun jauh hidup berpisah
Rindu ketemu seresah gelisah
Hanya doa terus dicurah
Tanda ikatan jujur dan pasrah

Duhai sahabat, teman sejati
Saya di sini terus mengingati
Hajat berjumpa simpan di hati
Moga tiba jua saat dinanti.

(Gabriella Larasati, Balikpapan 23 Maret 2015)


Tangan Tuhan

Dengan menyebut nama Tuhan
kutampakkan syair ini
dalam bingkai persembahan
Kutuangkan isi hati

Sahabat….

Karena Tuhan kita dipertemukan
karena Tuhan kita disatukan
dan karena Tuhan kita berjuang

bersamamu kulalui jalan
jalan hitam menuju Tuhan
bersamamu kudaki impian
impian sejati menghadap Tuhan

Kau benamkan tangisan
dan kau tampakkan harapan
kau tebarkan kehangatan
dalam indahnya kebersamaan

bila Tuhan telah melukiskan
lukisan langit sore untukku
maka kau telah melukiskan
sejuta kenangan di hatiku

Engkau bagai tangan Tuhan
tangan Tuhan yang mengingatkan
betapa hampanya kehidupan
tanpa kasih sayang Tuhan
di bawah langit yang sama
kuingin berdoa,
semoga kita semua selalu bersama.