Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Puisi tentang Persahabatan

3 Puisi tentang Persahabatan

Source : titikdua.net

Puisi tentang persahabatan memang tidak hanya sekadar karya sastra, namun di balik semua kata-kata yang dirangkai menjadi kalimat, kemudian kalimat itu memiliki pesan. Pesan yang ingin disampaikan kepada sahabat kita.

Ada hal-hal yang tidak dapat diungkapkan hanya dengan kata-kata biasa. Berikut ini merupakan contoh puisi tentang sahabat yang dituliskan oleh pengarangnya, di mana puisi tersebut dia ciptakan untuk sahabat yang telah memberikan kesan dalam hidupnya.

Tak Lekang oleh Waktu

Diawali dari perkenalan
Tersusun menjadi keakraban
Mengisi hari-hari penuh makna
Terjalin persahabatan antara kita

Hari-hari kian berlalu
Walaupun aku dan kamu hanya sebatas waktu
Kita telah ukir sebuah persahabatan
Melangkah dalam satu rasa, suka maupun duka

Telah berlembar-lembar cerita kita torehkan
Berbaur dalam persahabatan yang indah
Kamu begitu mengerti apa mau dan maksudku
Sahabat… kaulah teman dalam hidupku
Tak pernah membenci menyakiti
Tak pernah pula berhenti memberi motivasi

Sahabat…
Waktu telah bergulir
Tali persahabatan telah kita rajut
Bersama kita semaikan bunga-bunga di hati
Dalam hasrat ini, dan dalam angan ini
dan dalam asa mimpi ini
Hanya satu kuingin, hati kita sama
Di dalam satu kalimat, bahwa aku dan kamu

“Tak lekang oleh waktu”.

(By: Catur Setianingsih)


Motivator Sejati

Sang sahabat utusan Tuhan
Ajakan dan nasihat yang kau beri
Jadikannya sosok yang berarti
Guna dewasaku di masa depan

Motivator sejati…
Kau beri penataran ciptakan solusi
dari perangkap kehidupan yang membelenggu pemikiran
jadikan diri ini seputih melati
Semangat motivasi yang tak pernah berhenti
Dari pengalaman yang kau beri
Ikhlas dan tulus arahanmu
Tuk raih tujuan hidupku

Motivator sejati…
Janganlah kau pergi
Dari kehidupanku ini
Tinggalkan ku sendiri
Urai muslihat berduri
Dalam sepinya ide yang kumiliki.


Purnama Tanpa Akhir Cerita

Kuceritakan lagi tentang purnama
Suatu hari
Pernah kubayangkan perihnya melihat purnama tersenyum dan pergi menuju arah yang berlawanan

Tepat!
Di permulaan bulan Dzulhijah
Purnama akan segera pergi
Dan kotak hitam yang mengapung itu akan terseret ombak kehidupan
Hingga ia hilang tanpa arah yang pasti
Tidak ada akhir cerita.

Terima kasih kuucap untuk yang kesekian kali
Atas kesetiaanmu menemani menghiasi mimpi
Sampai aku terbangun kembali dan menyadari
Bahwa banyak nikmat Tuhan patut disyukuri.

Kuingatkan padamu, simpan rapat rahasia yang pernah kubisikkan di malam itu
Malam indah yang sinarmu begitu sempurna
Cerita kita tidak akan pernah berakhir, purnama
Karena purnama akan selalu ada pada setiap waktunya.

(By: Astrie Linda)


Posting Komentar untuk "3 Puisi tentang Persahabatan"